Beautiful day..
Saturday, November 8th, 2008Lama tidak posting..
Selama beberapa minggu terakhir ini banyak hal yg mungkin tidak perlu untuk di expose, cukup untuk kalangan pribadi saja kali’ ye.. ![]()
Akhirnya hari ini keinginanku untuk menikmati gerimisnya hujan terwujud sudah, padahal sejak beberapa hari lalu hujan sudah mengguyur kota daeng, bahkan saat di tempat kerja sekalipun, tetapi saat aku dengan sengaja mau menikmatinya tiba-tiba saja langit berubah menjadi terang seperti tidak mau aku menikmatinya sendiri, tapi hari ini tidak dinyana akhirnya kesampaian juga keinginanku untuk berjalan dalam hujan gerimis, dan menikmatinya sendiri.
Entah kenapa dari dulu, aku paling senang dengan langit mendung dan hujan gerimis (asal jangan banjir saja, bisa berabe entar) Kalau hujan turun serasa semua masalah terhapuskan dengan turunnya air hujan (hmm..sentimentil ya.., kecuali masalah krisis ekonomi tidak mungkin bisa terhapuskan oleh air hujan, yang ada malah hujan air mata dari rakyat kecil yang menderita)
Singkatnya…setelah mengikuti pertemuan yang sudah lama kutunggu-tunggu (meskipun ngaret sejam, tapi tak sebanding dengan ilmu yang kudapat- ilmu apakah itu? yang jelas bukan ji ilmu doti-doti orang hahaha), hunting hobby lama-tapi tidak ada yang kumau, sampai akhirnya setelah dari tempat pertama dengan mengikuti intuisi seorang pewarta berita (cie..bahasanya dwong) akhirnya hati membawaku kesuatu tempat -yang ini sama sekali tidak direncanakan.
Ternyata ada special event disana. Usut punya usut eh ada Festival di sana. Langsung aja..sunset tidak kudapat tapi penggantinya banyak (insting photographerQ bekerja :-P).
Dengan modal tas besar, sepatu keds,dan tas digi camku yg sengaja kukeluarkan dan yang paling utama dan terutama adalah KEPEDEAN YG BESAR DAN “BERMUKA TEMBOK” serta pura-pura berlari tergesa-gesa dan aktifkan blitz dengan kecepat tinggi untuk bisa mengambil gambar yg bagus (ternyata ada bakat akting juga), akhirnya masuk juga aku ditengah-tengah kerumunan para profesional di bidangnya yang rata-rata dengan kamera tipe DSLR dan Lensa tele dan (yang terpenting-yang tidak kupunya selain kalung pemberian kawanku )mereka punya id Card resmi :-D.
Security disana juga suka liat-liati ka (tapi bukan untuk di odo’ dengan mengernyitkan alis mereka dan terpaksa senyum saat ku pandangi tapi siapa tahu dalam hati mreka bertanya neh cewek datang darimana langsung nyosor aja di depan, gak ada id cardnya lagi maklum satu-satunya “wartawati” disitu)
Untungnya saat pembukaan festivalnya dibuka hujan gerimisnya langsung berhenti, mungkin untuk menghargai jasa make up para penarinya khan sia-sia mi tawwa di make up canti-canti tapi luntur tongi juga nanti hehe-keluar mi aslinya.

Ternyata belum terlalu dekat ya..hmm namanya juga masih pemula dan harus bisa berusaha mengelabui securitynya seakan-akan ada tong wartawatinya juga ikut meliput (tapi dalam hati cemas juga kalo-kalo bakal diangkut ka sama securitynya kalau ketauan bo ongnya haha)
Untuk lebih jelasnya liat di flickrQ ya..


