Archive for February, 2008

Balada si Ahmad

Thursday, February 14th, 2008

Love is beautiful but not every beauty has love..

Hari ini adalah hari kasih sayang sedunia bede’ kata orang. Di jalan2 nuansa red n pink dimana-mana.. suasana juga mendukung mendung dan gerimis
(jadi adem.. Loh)
Sepertinya semua orang menikmati banget hari yg katanya sangat baik kalau mau membagikan perhatian lebih untuk orang yg sangat berarti atau spesial or menyatakan kasih u/orang yg kita kasihi (begitukah..) Tapi kok hanya hari ini saja? Dan kenapa bukan tiap hari dan tanpa batasan hnya u/orang2 tertentu?.

Adalah si Ahmad seorang anak kecil yg tanpa sengaja kutemui di skitar komp.rumah ku (itu pun setelah 20 menit berkeliling kompleks demi mencari cu’ atau bhs gaulx olo-olo je’ne u/hamtaro yg udah 2 ming khabisan stok makanan) karna udah kecapean nyari dan melakukan observasi ke selokan2 (merendahkan skali kata2x) dan tdk ada seekor pun cu’ akhirx kuberteduh aja di bawah pohon orang sambil nunggu hujan grimis berhenti. Tiba2 ada yg nyeletuk "hari gini mah kagak ada cu’, pada kabur semua karna hujan mba’ " Aku noleh bentar dan kemudian pura2 gak mengubris perkataan anak kecil yg juga sdg berteduh bentar di bawah pohon yg sama dgn ku berteduh. "Kalau mau entar aye yg nyariin cu’ nya.." Wah itu yg ku cari n kutunggu2 pikirku..tapi dengan santai dan agak dikit jutek ku tanyain apa dia bener2 bisa ngebantu atau hanya mau nipu(sadis juga ya aku) dia kemudian jawab "wah mba’ mau dibantuin malah pikiranx yg kagak2 aje. Kagak dibayar juga ga  peape kok" jawab dia dgn logat betawi yg kental dan Ngakak (eh sekilas tuh anak jadi spt Naruto gaya tertawax) Singkat cerita meskipun sebenarx ga singkat sih, anak itu membantuku mendapatkan cu’.  Dan disitu aku mengenal Ahmad anak 10 Thn yg berjuang u/menghidupi keluargax dgn cara  mengumpulkan botol2 plastik,kardus karton, dan apapun yg masih bisa didaur ulang untuk dijual dan menghasilkan beberapa recehan sbg penyambung hidup dia.

Well guys, i tdk menulis ini untuk show off or something but 1 thing fer sure that valentine’s day is not about for two persons but it’s ol ’bout duty to do something better 4 others.
Happy Valen’s Day.

p.s: Lee, kalau kmu bca ini, jgn nyerah ya. Bangkit dunk. Yakin aja yg terbaik yg Ia akan siapkan u/moe okay..Patah hati tumbuh 1000 merdeka he..he..

Cinta dan Waktu..

Wednesday, February 13th, 2008

Alkisah di suatu pulau
kecil, tinggalah berbagai macam benda-benda abstrak. Ada
Cinta,Kesedihan,Kekayaan,Kegembiraan,dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan
dengan sangat baik.

Namun suatu ketika,
datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik dan akan
menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha
menyelamatkan diri. Cinta sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan
tak mempunyai perahu.

Ia berdiri di tepi
pantaimencoba mencari pertolongan. Sementara itu air makin lama makin naik hingga
membasahi kaki Cinta. Tak lama Cinta melihat Kekayaan sedang mengayuh perahu.

 « Kekayaan !
Kekayaan ! Tolong aku ! » teriak Cinta.

 « Aduh ! maaf,
Cinta ! » kata Kekayaan, « perahuku telah penuh dengan harta
bendaku. Aku tak dapat membawamu serta nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak
ada tempat lagi bagimu di perahuku ini. »

Lalu Kekayaan
cepat-cepat mengayuh perahunya pergi. Cinta sedih sekali, namun kemudian
dilihatnya Kegembiraan lewat dengan perahunya.

 « Kegembiraan ! Tolong
aku ! » teriak Cinta.

Namun Kegembiraan
terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga tak mendengarkan teriakan
Cinta.

Air makin tinggi
membasahi Cinta sampai ke pinggang dan Cinta semakin panik. Tak lama lewatlah
Kecantikan.

 « Kecantikan ! bawalah aku
bersamamu ! », teriak Cinta.

 « Wah, Cinta kamu basah dan
kotor. Aku tak bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah
ini. » sahut Kecantikan.

Cinta sedih sekali
mendengarnya. Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itu lewatlah Kesedihan.

 « oh, Kesedihan, bawalah aku
bersamamu, » kata Cinta.

 « Maaf, Cinta. Aku sedang sedih
dan aku ingin sendirian saja… » kata Kesedihan sambil terus mengayuh perahunya.

Cinta putus asa. Ia
merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya. Pada saat kritis itulah
tiba-tiba terdengar suara, « Cinta ! Mari cepat naik ke
perahuku ! »

Cinta menoleh ke arah
suara itu dan melihat seorang tua dengan perahunya. Cepat-cepat Cinta naik ke
perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya.

Di pulau terdekat,
orang tua itu menurunkan Cinta dan segera pergi lagi. Pada saat itu barulah
Cinta sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang
menyelamatkannya itu. Cinta segera menanyakannya kepada seorang penduduk tua di
pulau itu, siapa sebenarnya orang tua itu.

 « Oh, orang tua itu ? Dia
adalah Waktu, » kata orang itu.

 « Tapi, mengapa ia
menyelamatkanku ? Aku tak mengenalnya. Bahkan teman-teman yang mengenalku
pun enggan menolongku, » tanya Cinta heran.

 « Sebab, »kata orang
itu,  « hanya Waktu-lah yang tahu berapa nilai sesungguhnya dari
Cinta itu…. »

                                                                                                                              (unknown)

p.s:  u/Lee..Setiap orang punya sejarah yg bisa dihapus namun tak bisa dilupakan begitu saja..

 

 


 

Antara Perenungan dan Perayaan

Wednesday, February 13th, 2008

"Let no man despise thy youth; but be thou an example of the believers, in word,, in conversation,in charity, in spirit, in faith, in purity.." Timothy

mungkin spt itulah sikapku di hadapan para peserta rapat yg kebanyakan adalah jebolan UI, Trisakti,dengan gelar master dan doctor. Seperti iklan aja yg muda yg tak didengarkan fiuh..masih dianggap hijau dalam urusan organisasi. Ya dengan sikap merendah aja ku tanggapi input dari mreka lagipula dengan kapasitas mereka, secara akademik dan bukan secara financial saja kurasa mreka harusx lbh tau lah apa makna  sesungguhx dari Easter itu.. Tapi tanggung jawab adalah tanggung jawab jdi kerjakanlh..

Never gave up..

Wednesday, February 6th, 2008

Tis
a lesson you should heed

Try,
try again;

If
at fist you don’t success

Try,
try again,

The
your courage should appear for, if you will persevere,

You
will conquer, never fear;

Try,
try again…

 

Once
or twice though you should fail

Try,
try again,

If
you would at last prevail

Try,
try again,

If
we strive, tis no disagree

Though
we do not win the race;

What
should you do in that case?

Try,
try again…

 

Time
will bring you your reward

Try,
try again

All
that other folks can do,

Why..
with patience, should not you?

Only
keep this rule in view

Try,
try again.

Unknown